Meningkatkan kreativitas

Kreativitas jelas diperlukan untuk menyiasati keterbatasan. Agar dapat meraih hasil yang maksimal dalam keadaan minimal, mau tidak mau Anda dituntut untuk dapat kreatif. Anda merasa kurang kreatif? Cobalah langkah-langkahberikut dan tingkatkan kreativitas Anda!

1.       Ciptakan Tujuan yang  Jelas

Untuk menemukan ide-ide kreatif dan bermanfaat, Anda harus lebih dulu memiliki tujuan yang spesifik. “Ide Kreatif dalam hal apa?” Itu salah satu pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri. Apakah itu soal pengaturan keuangan, cara bisnis baru, membuka bisnis dengan modal tertentu, dsb.

2.       Belajar

Pemikiran itu berbanding lurus dengan wawasan. Semakin besar wawasan Anda, semakin kreatif pula Anda. Karena itu serap sebanyak mungkin ilmu yang berkenaan dengan tujuan yang ingin Anda capai. Apakah itu dalam hal pengaturan keuangan, pelaksanaan operasional, dan sebagainya.

3.       Lakukan Aktifitas Kreatif

Cara agar Anda dapat kreatif dalam satu bidang adalah dengan sebanyak mungkin menggeluti bidang  tersebut. Sudahkah Anda mengeksplor  bidang yang anda geluti sedalam-dalamnya? Berapa sering Anda menghabiskan waktu untuk mengutak-atik ataupun membuat konsep (meski konsep itu saat ini mungkin masih tampak  “mustahil)

4.       Imajinasi

Imajinasi jelas sangat berkitan dengan kreativitas. J.K. Rowling dapat menciptakan tokoh-tokoh kreatif dari berimajinasi. Imajinasi sering kali memunculkan ide-ide sederhana, tapi unik dan bernilai tinggi. Lauren Bacall mengatakan, “Imajinasi adalah layang-layang tertinggi yang mampu diterbangkan manusia”

5.       Mencoba Hal-Hal Baru

Terkadang, kreativitas tidak hanya muncul saat Anda belajar sesuatu yang secara langsung terkait dengan minat Anda. Meski Anda berminat di bidang desain, bukan tidak mungkin kesediaan Anda untuk mencoba hal baru (di luar desain), akan memberikan ide-ide segar lain utuk Anda dapat terapkan dalam bisnis desain Anda.

6.       Percaya bahwa Anda Kreatif

Seorang peneliti pernah melakukan survei kepada kelompok karyawan. Beberapa karyawan yang kreatif ternyata percaya bahwa mereka adalah pribadi yang kreatif. Sedangkan sebagian lagi yang tidak kreatif itu percaya bahwa mereka tidak kreatif. Artinya, apa pun yang  Anda percaya adalah benar dan dapat menjadi kenyataan, termasuk jika Anda percaya bahwa Anda kreatif. Tidak bisa dimungkiri, afirmasi positif memang terkadang diperlukan.

7.       Evaluasi Ide Secara Jujur

Seorang kreatif tidak takut untuk mengevaluasi ide-idenya sendiri secara jujur untuk mencapai sesuatu yang lebih baik lagi. Ia juga tidak segan meminta pendapat dan saran dari orang yang dianggap lebih ahli. Kuncinya disini adalah pikiran yang terbuka (termasuk terbuka pada kritik), semangat untuk belajar, dan kemauan untuk keluar dari zona nyaman.

Disadur dari SmartBook Spirit Motivator Juni 2011

About widikurnia

Go..!

Posted on 01/06/2011, in Motivasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: